Manuver adalah berbagai gerakan kendaraan yang lebih signifikan dibandingkan berjalan lurus kedepan atau mundur. Untuk mengeksekusi manuver yang tepat dan aman seorang pengemudi harus memiliki kontrol yang lihai.
Manuver merupakan salah satu pemahaman dan keterampilan yang wajib Anda kenali saat memutuskan untuk memiliki mobil impian. Untuk itu, artikel kali ini akan membantu Anda memahami lebih jauh membahas apa itu manuver mobil, jenis-jenisnya, dan bagaimana tantangannya berubah ketika medan jalan ikut berubah.
BACA JUGA: Mobil Offroad: Pengertian, Karakteristik, dan Kegunaannya
Apa Itu Manuver Mobil?
Manuver mobil adalah gerakan-gerakan mengubah posisi, arah, atau kecepatan kendaraan saat menghadapi kondisi jalan tertentu. Gerakan-gerakan bermanuver termasuk berbelok, berpindah jalur, menyalip, memutar balik, sampai memarkir di area yang sempit.
Berbeda dari mengemudi biasa di jalanan lengang. Bermanuver membutuhkan keterampilan yang sudah terlatih, kemampuan mengukur risiko dan waktu yang matang, serta kontrol kendaraan yang tepat, supaya tidak menimbulkan kecelakaan.
Contoh Berbagai Manuver
Terdapat banyak gerakan manuver yang paling sering Anda temukan di perjalanan sehari-hari, antara lain:
1. Berbelok dan Berpindah Jalur
Berbelok di persimpangan dan pindah jalur di jalan raya membutuhkan kemampuan membaca situasi berbagai arah. Mulai dari mengecek kondisi di kedua sisi mobil, menyalakan lampu sein, dan memastikan jarak area blind spot cukup aman
2. Menyalip Kendaraan Lain
Menyalip kendaraan adalah salah satu bentuk nyata apa itu manuver di jalan. Gerakan ini membutuhkan perhitungan jarak dan kecepatan yang matang sambil tetap memacu kecepatan. Jalur di depan harus kosong, kecepatan kendaraan yang disalip stabil, dan ruang untuk kembali ke jalur semula cukup lebar.
3. Parkir
Tantangan utama parkir paralel dan parkir mundur adalah ruang yang terbatas, sehingga dibutuhkan kemampuan mengukur radius yang mahir. Dalam memarkir, pengemudi harus memperkirakan jarak yang pas untuk memutar kendaraan dari sudut pandang yang didapat.
4. Putar Balik (U-Turn)
Putar balik butuh ruang yang cukup dan momen yang tepat saat arus lalu lintas sedang longgar. Agar berhasil dan tetap aman, pengemudi harus memastikan tidak ada kendaraan dari kedua arah sebelum memutar kemudi penuh.
Cara Bermanuver yang Aman di Segala Medan
Apapun medan di jalan yang Anda lalui, pastikan selalu utamakan beberapa hal berikut ini agar manuver berjalan dengan mulus dan tetap aman untuk Anda dan sekitar. Beberapa tips yang dapat Anda lakukan, antara lain:
1. Cek Spion dan Blind Spot
Sebelum berbelok, pindah jalur, atau menyalip, Anda wajib mengecek spion untuk memastikan area di sekitaran mobil cukup mendukung dengan jarak yang cukup.
Pastikan juga jarak Anda dengan kendaraan di belakang Anda tidak terlalu dekat lewat kaca tengah yang bersih dan spion. Sementara perkiraan blind spot atau titik buta akan lebih tepat dengan teknologi pendeteksi yang memberikan Anda tanda khusus.
2. Jaga Jarak Aman
Berkendara di manapun, pastikan selalu untuk menjaga jarak aman agar manuver apapun dapat Anda eksekusi dengan cukup aman.
Terutama saat mengambil kecepatan tinggi di jalan tanpa hambatan, menjaga jarak yang cukup dengan kendaraan di depan adalah prinsip yang harus selalu diterapkan.
3. Nyalakan Lampu Sein Lebih Awal
Mengambil keputusan untuk bermanuver di perjalanan tidak bisa dilakukan dalam momen yang singkat. Anda perlu memberikan waktu pada kendaraan lain untuk bereaksi, sehingga kendaraan Anda sendiri bisa berbelok, menyalip, sampai berpindah jalur.
4. Pilih Kendaraan dengan Teknologi ARDIS & CDC
Kontrol kendaraan dengan keterampilan mengemudi akan lebih baik apabila mobil dilengkapi dengan teknologi ARDIS dan CDC.
ARDIS (All-Road Drive Intelligent System) adalah sistem penggerak semua roda (AWD) yang membaca kondisi jalan secara real-time, lalu mengalirkan tenaga ke masing-masing roda sesuai kebutuhan.
Sementara CDC (Continuous Damping Control) Magnetic Suspension adalah suspensi adaptif yang menyesuaikan tingkat redaman. Jadi, setiap kali ban melewati permukaan tidak rata atau tikungan tajam, sistem akan langsung mengatur ulang kekerasan redamannya.
Kontribusi Teknologi ARDIS dan CDC dalam Setiap Manuver
Teknologi ARDIS merupakan perkembangan fitur mutakhir yang membantu Anda bergerak dengan akurat.
Teknologi ini bekerja dengan memahami kondisi putaran setiap ban. Kemudian, sistem akan menyesuaikan output tenaga dengan traksi terbaik agar roda tidak selip. Penyaluran tenaga ini juga disesuaikan dengan mode Eco dan Normal untuk harian, sampai Snow, Sand, dan Off-road.
Di saat yang sama teknologi CDC juga menjaga kontak ban dengan permukaan yang bergelombang dan mengurangi body roll agar bodi mobil tetap stabil. Kombinasi teknologi inilah yang membuat Anda dan keluarga tetap nyaman saat menempuh perjalanan off-road dengan permukaan jalan tidak mendukung sekalipun.
BACA JUGA: Apa Itu Body Roll pada Mobil? Kenali Arti dan Cara Mengatasinya
Dibekali Tekonologi ARDIS dan CDC, JAECOO J8 SHS-P ARDIS Siap Menemani Manuver di Segala Medan
Demikianlah pembahasan lengkap apa itu manuver mobil lengkap dengan berbagai komponen yang mendukungnya, termasuk tekonologi yang paling akurat.
Pengalaman berkendara yang nyaman dalam manuver apapun memanfaatkan gabungan teknologi ARDIS dan CDC juga bisa Anda nikmati dalam JAECOO J8 SHS-P ARDIS yang lengkap mengintegrasikan kedua sistem mutakhir ini.
Kombinasi yang didukung tenaga gabungan 530 hp dan torsi 650 Nm dari sistem Super Hybrid milik JAECOO J8 SHS-P ARDIS, ditambah 19 fitur ADAS membantu Anda tetap nyaman berkendara di rute ibukota hingga ke rute yang jauh lebih berat.
Jadwalkan test drive Jaecoo J8 SHS-P ARDIS di dealer terdekat dan rasakan langsung bagaimana kedua teknologi ini bekerja saat Anda bermanuver.







