Tutup
Model
Cerita
Super Hybrid System
Berita & Artikel
Cari Dealer
Hubungi Kami
ID
EN

Berapa Biaya Charge Mobil Listik? Solusi Efisiensi Bahan Bakar!

Banyak yang penasaran apakah biaya charge mobil listrik benar-benar lebih hemat dari bensin. Simak perbandingan angkanya di sini.

Juli 10, 2026
biaya charge mobil listrik

Seiring meningkatnya popularitas kendaraan listrik di Indonesia, semakin banyak masyarakat yang mulai beralih ke EV. Selain faktor ramah lingkungan, salah satu alasan terbesar yang membuat mobil listrik menarik adalah potensi penghematan biaya operasional. Namun, masih banyak orang yang bertanya tentang biaya charge mobil listrik.

Apakah benar biaya pengisian daya jauh lebih murah dibandingkan membeli bensin? Berapa sebenarnya biaya yang perlu disiapkan untuk mengisi baterai mobil listrik hingga penuh?

Melalui artikel ini, Anda akan memahami cara menghitung biaya cas mobil listrik hingga berbagai faktor yang memengaruhinya.

BACA JUGA: 6 Manfaat Mobil Listrik, Hemat Energi dan Ramah Lingkungan
 

Cara Menghitung Biaya Cas Mobil Listrik


Secara sederhana, rumus menghitung biaya cas mobil listrik adalah sebagai berikut.
 

Kapasitas baterai (kWh) x Tarif listrik per kWh


Sebagai ilustrasi, misalnya sebuah mobil listrik memiliki kapasitas baterai 60 kWh. Jika tarif listrik rumah tangga sekitar Rp1.700 per kWh, maka biaya pengisian dari kondisi kosong hingga penuh, yaitu:
 

60 kWh x Rp1.700 = Rp102.000


Artinya, untuk mendapatkan baterai penuh, biaya yang dibutuhkan hanya sekitar Rp100.000. Tentu dalam penggunaan sehari-hari, pengisian baterai jarang dilakukan dari kondisi benar-benar kosong hingga 100%, sehingga biaya aktual sering kali lebih rendah.
 

Faktor yang Memengaruhi Biaya Charge Mobil Listrik


Ketika membahas biaya charge mobil listrik, penting untuk memahami bahwa tidak semua kendaraan memiliki biaya pengisian yang sama. Berikut beberapa faktor yang memengaruhinya.
 

1. Kapasitas Baterai


Semakin besar kapasitas baterai, maka akan semakin besar pula energi yang diperlukan untuk mengisi daya. Akan tetapi, kapasitas baterai yang lebih besar umumnya juga menawarkan jarak tempuh yang lebih jauh.
 

2. Tarif Listrik


Tarif listrik menjadi faktor utama dalam menentukan biaya cas mobil listrik. Jika pengisian dilakukan di rumah, maka biaya akan mengikuti tarif listrik yang berlaku sesuai kategori pelanggan.

Sedangkan jika menggunakan SPKLU (Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum), tarif dapat berbeda tergantung operator dan jenis charger yang digunakan.
 

3. Efisiensi Kendaraan


Setiap mobil listrik memiliki tingkat efisiensi yang berbeda. Semakin efisien kendaraan dalam menggunakan energi, akan semakin rendah biaya operasional per kilometernya.
 

4. Pola Berkendara


Gaya mengemudi Anda juga dapat memengaruhi konsumsi energi. Akselerasi agresif, kecepatan tinggi, dan penggunaan fitur tertentu secara berlebihan dapat meningkatkan konsumsi listrik.
 

Perbandingan Biaya Charge Mobil Listrik di Rumah dan SPKLU


Untuk mendapatkan estimasi pengeluaran yang akurat, berikut ini adalah perbandingan biaya charge mobil listrik di rumah vs SPKLU.
 

1. Biaya Cas Mobil Listrik di Rumah


Berdasarkan regulasi dari Perusahaan Listrik Negara (PLN), tarif dasar listrik untuk golongan rumah tangga (R2/R3) dengan daya 3.500 VA ke atas adalah sekitar Rp1.699,53 per kWh. Selain itu, PLN juga memberikan insentif khusus bagi para pemilik mobil listrik melalui program diskon tarif home charging

Jika Anda melakukan pengisian daya pada malam hari, tepatnya antara pukul 22.00 hingga 05.00 pagi, Anda berhak mendapatkan potongan harga sebesar 30%. Ini berarti, biaya charge mobil listrik Anda pada malam hari bisa turun menjadi hanya sekitar Rp1.189 per kWh.
 

2. Biaya Cas Mobil Listrik di SPKLU


Saat Anda sedang melakukan perjalanan jauh atau membutuhkan daya dalam waktu singkat, SPKLU adalah solusinya. SPKLU umumnya menawarkan fasilitas pengisian daya cepat (Fast Charging atau Ultrafast Charging). Tentu saja kenyamanan dan kecepatan ini datang dengan harga yang sedikit lebih tinggi dibandingkan tarif rumah tangga.

Sesuai dengan ketetapan pemerintah, tarif maksimal pengisian daya di SPKLU untuk Fast Charging adalah Rp2.466 per kWh, di luar biaya admin yang nominalnya bisa berbeda-beda tergantung pada kebijakan masing-masing operator. Meskipun lebih tinggi dari tarif rumahan, angka ini pada akhirnya tetap jauh lebih ekonomis dibandingkan harga per liter bahan bakar minyak beroktan tinggi.
 

Biaya Operasional Mobil Listrik dalam Jangka Panjang


Selain biaya charge mobil listrik, ada aspek lain yang membuat kendaraan listrik menarik dari sisi ekonomi.
 

• Minim Komponen Perawatan: Mobil listrik memiliki lebih sedikit komponen bergerak dibanding kendaraan berbahan bakar bensin. Hal inilah yang membuat kebutuhan perawatan rutin cenderung lebih sederhana.

• Tidak Membutuhkan Oli Mesin: Mobil listrik tidak memerlukan penggantian oli mesin secara berkala karena tidak menggunakan mesin pembakaran internal.

• Sistem Penggerak Lebih Efisien: Motor listrik mampu mengubah energi menjadi tenaga gerak dengan efisiensi yang jauh lebih tinggi dibanding mesin bensin.
 

Tips Menghemat Biaya Cas Mobil Listrik


Agar biaya charge mobil listrik semakin optimal, Anda dapat menerapkan beberapa tips berikut.
 

• Manfaatkan Pengisian di Rumah: Pengisian daya di rumah umumnya menawarkan biaya yang lebih ekonomis dibandingkan pengisian cepat di SPKLU.

• Gunakan Mode Berkendara Efisien: Sebagian besar EV modern memiliki mode berkendara yang dirancang untuk mengoptimalkan penggunaan energi.

• Hindari Akselerasi Berlebihan: Gaya berkendara yang halus membantu menjaga efisiensi energi kendaraan.


BACA JUGA: Apa Itu ISOFIX pada JAECOO J5? Solusi Aman untuk Kursi Anak
 

Ingin Miliki Kendaraan EV yang Lebih Efisien? Pilih JAECOO J5 EV untuk Mobilitas Harian Anda!


Memahami biaya charge mobil listrik merupakan langkah penting sebelum beralih ke kendaraan listrik. Secara umum, biaya pengisian daya listrik cenderung lebih rendah dibanding biaya bahan bakar kendaraan konvensional, terutama untuk penggunaan harian.

Selain menawarkan efisiensi energi, kendaraan listrik juga memiliki keunggulan berupa biaya perawatan yang lebih sederhana dan pengalaman berkendara yang lebih modern. Oleh karena itu, semakin banyak masyarakat mulai mempertimbangkan EV sebagai solusi mobilitas masa depan yang lebih hemat, nyaman, dan berkelanjutan.

Dalam perkembangan kendaraan listrik modern, JAECOO menghadirkan SUV listrik yang dirancang untuk menjawab kebutuhan mobilitas masa kini. JAECOO J5 EV mengusung pendekatan kendaraan listrik yang menggabungkan desain modern, teknologi elektrifikasi, dan efisiensi energi dengan biaya operasional antara Rp9.692 hingga Rp14.253 tiap 50 km untuk mendukung aktivitas sehari-hari.

Tertarik? Daftarkan diri Anda untuk test drive JAECOO J5 EV sekarang juga!

JAECOO Indonesia

JAECOO Indonesia

JAECOO Indonesia adalah sub-merek SUV premium dari Chery Group yang berfokus pada kendaraan urban off-road tangguh namun elegan. Jaecoo hadir di Indonesia dengan menawarkan teknologi canggih seperti Super Hybrid System (SHS), fitur ADAS, dan kenyamanan premium.

Biaya Charge Mobil Listrik: Lebih Hemat dari BBM?