Tutup
Model
Cerita
Super Hybrid System
Berita & Artikel
Cari Dealer
Hubungi Kami
ID
EN

5 Perbedaan HEV vs PHEV: Mana yang Lebih Irit?

Berikut ini lima perbedaan HEV vs PHEV dari cara kerja, pengisian daya, efisiensi, emisi, dan biaya operasionalnya.

April 28, 2026
hev vs phev

Perbedaan HEV vs PHEV terletak pada cara baterai diisi, kapasitas baterai, porsi penggunaan motor listrik, serta karakter pemakaiannya. 

HEV atau Hybrid Electric Vehicle menggabungkan mesin bensin dan motor listrik, tetapi baterainya tidak diisi dari colokan eksternal. 

Sementara itu, PHEV atau Plug-in Hybrid Electric Vehicle juga memakai mesin bensin dan motor listrik, tetapi baterainya bisa diisi melalui charger eksternal seperti mobil listrik.

Supaya lebih jelas, simak lima perbedaan HEV dan PHEV di artikel ini.

BACA JUGA: 5 Alasan Mengapa JAECOO J5 Cocok Untuk Keluarga
 

Apa Itu HEV (Hybrid Electric Vehicle)?


HEV adalah mobil hybrid yang memakai mesin pembakaran internal (bensin) dan motor listrik. Pada HEV, baterai diisi otomatis dari mesin dan pengereman regeneratif, bukan dari charging station atau home charger.

Motor listrik pada HEV membantu mesin pembakaran internal dalam kondisi tertentu, seperti saat akselerasi atau saat kendaraan bergerak lambat, sehingga efisiensi bahan bakarnya lebih baik daripada mobil bensin biasa. 

Selain itu, motor listrik pada HEV berfungsi untuk mendukung efisiensi, bukan menjadi sumber tenaga utama yang harus diisi dari luar.
 

Apa Itu PHEV (Plug-in Hybrid Electric Vehicle)?


PHEV adalah mobil hybrid yang juga menggabungkan mesin bensin dan motor listrik, tetapi baterainya bisa diisi langsung melalui charger eksternal. 

PHEV memiliki kapasitas baterai yang lebih besar daripada HEV dan mampu beroperasi dalam mode listrik murni. Selain itu, PHEV sering disebut sebagai perpaduan antara HEV dan BEV karena mobil ini dapat berjalan dengan motor listrik saja.

PHEV juga dapat menjadi jembatan antara hybrid dan EV. Saat baterai masih terisi, Anda bisa memakai tenaga listrik untuk aktivitas harian. Namun, ketika daya baterai habis, sistem akan otomatis beralih ke mesin bensin. 
 

Perbedaan HEV vs PHEV 


Berikut ini perbedaan HEV dan PHEV yang perlu Anda ketahui.
 

1. Cara Pengisian Daya


Perbedaan HEV dan PHEV ada di cara pengisian energinya. HEV tidak perlu diisi lewat colokan listrik. Baterainya terisi otomatis dari mesin dan pengereman regeneratif. 

Sebaliknya, PHEV bisa diisi melalui charging station atau home charger, sekaligus tetap mendapat suplai energi dari mesin dan sistem regeneratif.

Bagi sebagian orang, poin ini sangat krusial. Jika Anda tidak ingin menambah rutinitas charging di rumah, HEV layak dipertimbangkan.

Namun, bila Anda punya akses pengisian daya dan ingin memaksimalkan penggunaan tenaga listrik, PHEV merupakan opsi yang masuk akal.
 

2. Kapasitas Baterai dan Mode Listrik


HEV memakai baterai yang lebih kecil. Oleh karena itu, kontribusi motor listrik pada HEV lebih berfokus pada efisiensi dan bantuan akselerasi. 

Untuk PHEV, baterainya cukup besar, sehingga mobil dapat menempuh perjalanan dengan mode listrik murni lebih lama.
 

3. Efisiensi Bahan Bakar


HEV lebih hemat daripada mobil bensin konvensional. Namun, PHEV bisa sangat hemat karena dapat menggunakan listrik murni dan baru memakai bensin saat perjalanan jauh atau ketika baterai habis.

Artinya, jika Anda rutin mengisi baterai, PHEV berpotensi lebih hemat daripada HEV.
 

4. Emisi


Dari sisi emisi, HEV sudah lebih baik daripada mobil konvensional. Namun, HEV tetap menghasilkan emisi gas buang karena masih sangat bergantung pada mesin bensin. 

Di sisi lain, PHEV bisa berjalan dalam mode listrik murni, sehingga emisinya bisa nol saat mesin bensin tidak aktif. PHEV menghasilkan emisi yang lebih rendah ketika mode listrik dipakai.
 

5. Harga dan Biaya Operasional


HEV umumnya lebih terjangkau dibandingkan BEV dan PHEV.

Sementara itu, PHEV biasanya memiliki nilai yang lebih tinggi dari HEV. Hal ini karena baterainya lebih besar dan sistemnya lebih kompleks. 

Dari sisi biaya operasional, HEV relatif rendah daripada mobil bensin biasa. Namun, PHEV bisa lebih hemat lagi jika Anda rutin memakai mode listrik.

BACA JUGA: Mengenal Mobil Hybrid: Cara Kerja, Keunggulan, dan Bedanya dengan Mobil Lain
 

HEV vs PHEV, Mana yang Paling Cocok untuk Kebutuhan Berkendara Anda?


Pilihan antara HEV vs PHEV sebenarnya tetap harus disesuaikan dengan kebutuhan berkendara Anda. 

Jika mencari efisiensi bahan bakar maksimal tanpa harus mengisi daya eksternal, HEV adalah pilihannya. Mobil ini juga cocok untuk semua jenis pengemudi, khususnya yang sering bepergian jarak jauh.

Sementara PHEV cocok untuk Anda yang ingin merasakan pengalaman berkendara listrik murni untuk aktivitas harian karena memiliki akses charging di rumah maupun SPKLU.

Jika Anda menginginkan solusi paling modern dan jangka panjang, mobil listrik seperti JAECOO J5 EV bisa jadi pilihan yang menarik. 

Selain lebih hemat biaya operasional, mobil EV ini juga mendukung gaya hidup ramah lingkungan dan sejalan dengan arah perkembangan industri otomotif global.

Segera daftarkan diri Anda untuk test drive JAECOO J5 EV dan rasakan langsung pengalaman berkendara dengan mobil ramah lingkungan ini!

JAECOO Indonesia

JAECOO Indonesia

JAECOO Indonesia adalah sub-merek SUV premium dari Chery Group yang berfokus pada kendaraan urban off-road tangguh namun elegan. Jaecoo hadir di Indonesia dengan menawarkan teknologi canggih seperti Super Hybrid System (SHS), fitur ADAS, dan kenyamanan premium.