Tutup
Model
Cerita
Super Hybrid System
Berita & Artikel
Cari Dealer
Hubungi Kami
ID
EN

Apa Itu Mobil Ramah Lingkungan? Jenis, Manfaat, dan Perkembangannya

Mobil ramah lingkungan adalah kendaraan yang menghasilkan emisi gas buang rendah atau nol. Berikut pengertian, jenis, manfaat, dan perkembangannya di Indonesia.

April 28, 2026
mobil ramah lingkungan

Mobil ramah lingkungan adalah kendaraan untuk menekan konsumsi energi dan mengurangi emisi karbon. Istilah ini tidak terbatas pada mobil listrik murni, tetapi juga mencakup hybrid, plug-in hybrid, dan kendaraan rendah emisi lainnya.

Kini, mobil ramah lingkungan mencerminkan gaya hidup yang modern, efisien, dan bertanggung jawab. 

Lalu, apa yang dimaksud dengan mobil ramah lingkungan, apa saja jenisnya, dan bagaimana perkembangannya di Indonesia? Simak penjelasan selengkapnya di bawah ini!

BACA JUGA: Berapa Lama Charge Mobil Listrik? Ini Fakta dan Tips Hematnya
 

Apa Itu Mobil Ramah Lingkungan?


Mobil ramah lingkungan dikenal sebagai green cars atau eco-friendly vehicles, yaitu kendaraan yang dapat mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan. 

Secara detail, tujuannya adalah untuk mengurangi polusi dan emisi, meningkatkan efisiensi energi, mendukung gaya hidup berkelanjutan, mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil, serta menghemat biaya operasional.

Di Indonesia, istilah ini juga berkaitan dengan Low Carbon Emission Vehicle (LCEV). Berdasarkan Permenperin Nomor 36 Tahun 2021, kategori ini mencakup LCGC (KBH2), full hybrid electric vehicle, dan mild hybrid electric vehicle
 

Jenis-Jenis Mobil Ramah Lingkungan


Mobil ramah lingkingan dibagi menjadi lima, yaitu Hybrid Electric Vehicle, Plug-in Hybrid Electric Vehicle, Battery Electric Vehicle, Fuel Cell Electric Vehicle, dan Low Cost Green Car. Berikut ini penjelasannya.
 

1. Hybrid Electric Vehicle atau HEV


HEV adalah mobil hybrid yang memadukan mesin bensin dan motor listrik. Baterainya tidak diisi melalui colokan listrik dari luar, melainkan melalui regenerative braking dan bantuan mesin saat mobil berjalan. 

Sistem HEV dapat mengisi daya sendiri dari combustion engine dan regenerative braking, sehingga Anda tidak perlu memasang port pengisian daya di rumah. 
 

2. Plug-in Hybrid Electric Vehicle atau PHEV


PHEV masih memakai kombinasi mesin dan motor listrik, tetapi baterainya dapat diisi dari sumber listrik eksternal. 

Basis kerja PHEV sama dengan self-charging HEV, tetapi PHEV memiliki charging port untuk mengisi baterai tegangan tinggi dari luar. 

Jenis mobil ramah lingkungan ini juga memiliki kapasitas baterai yang besar, sehingga porsi berkendara bisa lebih panjang. 
 

3. Battery Electric Vehicle atau BEV


BEV adalah mobil listrik murni. Kendaraan jenis ini tidak memiliki mesin bensin sebagai sumber energi dan sepenuhnya mengandalkan baterai tegangan tinggi untuk mengoperasikan motor listrik. 

Jadi, sistemnya memang lebih ringkas. Anda perlu memperhatikan pola pengisian daya dan jarak tempuh agar mobil tetap bisa dipakai. 
 

4. Fuel Cell Electric Vehicle atau FCEV


FCEV adalah kendaraan listrik yang memakai fuel cell sebagai sumber energi listrik untuk motor penggerak. Dalam teknologi elektrifikasi, FCEV bersama HEV, PHEV, dan BEV merupakan bagian dari jalur pengurangan emisi. 

Di Indonesia, teknologi ini belum seumum hybrid dan BEV, tetapi tetap termasuk dalam pembahasan mobil ramah lingkungan karena prinsip dasarnya adalah kendaraan listrik dengan emisi operasional yang sangat rendah.
 

5. Low Cost Green Car atau LCGC


Jenis mobil ramah lingkungan yang terakhir adalah LCGC (Low Cost Green Car). Kendaraan ini dirancang oleh pemerintah Indonesia untuk mengurangi emisi gas buang.  

LCGC memiliki mesin dan bobot yang ringan (1.000-1.200 cc), sehingga konsumsi bahan bakarnya lebih irit. 

Meski begitu, LCGC tidak hanya berfokus pada aspek lingkungan, tetapi juga menawarkan harga yang relatif terjangkau.
 

Manfaat Mobil Ramah Lingkungan


Berikut ini keunggulan mobil ramah lingkungan yang perlu Anda ketahui.
 

1. Mengurangi Polusi Udara dan Emisi Gas Rumah Kaca 


Mobil listrik tidak menghasilkan emisi gas buang (zero emission) dari knalpotnya. Hal ini secara signifikan mengurangi jumlah karbon dioksida (CO2) dan gas beracun lainnya di atmosfer, sehingga membantu memperlambat pemanasan global dan perubahan iklim.
 

2. Meningkatkan Kualitas Kesehatan Masyarakat 


Dengan berkurangnya polusi udara, risiko penyakit pernapasan, seperti asma, ISPA, hingga penyakit jantung dan paru-paru kronis pada masyarakat bisa menurun. 

Udara yang bersih menciptakan lingkungan hidup yang sehat untuk generasi mendatang.
 

3. Efisiensi Biaya Kepemilikan dan Operasional 


Mobil ramah lingkungan memang membutuhkan investasi yang cukup besar. Namun, biaya pengisian daya listriknya bisa relatif rendah dibandingkan membeli BBM.

Selain itu, penggunaan teknologi regenerative braking membantu memperpanjang usia kampas rem, sehingga memberikan penghematan jangka panjang.
 

4. Biaya Perawatan yang Relatif Rendah 


Mobil listrik memiliki komponen mekanis yang lebih sedikit (tidak ada oli mesin, busi, atau transmisi yang kompleks). Hal ini membuat jadwal perawatan atau pemeliharaan terbilang sederhana dan rendah.
 

5. Performa Responsif dan Akselerasi Instan 


Motor listrik memberikan torsi maksimum sejak pedal diinjak dan memberikan akselerasi yang halus. Tentu, ini ideal untuk manuver di kemacetan kota maupun menyalip di jalan tol.
 

6. Kenyamanan Kabin yang Superior (Minim Getaran) 


Minimnya getaran mesin dan tidak adanya suara ledakan pembakaran menciptakan kabin super kedap (NVH-Noise, Vibration, Harshness). Artinya, Anda bisa berkendara dengan tenang dan nyaman.
 

7. Mengurangi Polusi Suara (Kebisingan) 


Mesin mobil listrik bekerja lebih tenang dibandingkan mesin pembakaran internal (BBM). Hal ini membantu menciptakan suasana jalan raya dan lingkungan pemukiman yang lebih sunyi, yang berdampak positif pada penurunan tingkat stres akibat kebisingan.
 

8. Efisiensi Energi yang Lebih Tinggi 


Mobil listrik memiliki tingkat efisiensi konversi energi yang jauh lebih baik. Sebagian besar energi listrik dari baterai langsung diubah menjadi gerak roda, berbeda dengan mobil konvensional yang membuang banyak energi menjadi panas selama proses pembakaran.
 

9. Kontribusi pada ESG dan Carbon Neutrality 


Mengendarai mobil beremisi rendah merupakan aksi nyata dalam mengurangi jejak karbon (carbon footprint). Langkah ini sejalan dengan nilai-nilai global mengenai keberlanjutan dan kesehatan lingkungan untuk mencapai target netralitas karbon.
 

10. Mendukung Penggunaan Energi Terbarukan 


Mobil listrik dapat diintegrasikan dengan sumber energi bersih seperti panel surya. Ketika pengisian daya dilakukan menggunakan sumber energi terbarukan, jejak karbon yang dihasilkan menjadi benar-benar nol dari hulu ke hilir.
 

11. Kontribusi pada Kemandirian Energi Nasional 


Penggunaan mobil listrik dapat mengurangi ketergantungan negara terhadap impor bahan bakar fosil. Dengan beralih ke listrik, negara dapat mengoptimalkan sumber energi domestik untuk menggerakkan sektor transportasi.
 

Tren dan Perkembangan Mobil Ramah Lingkungan di Indonesia


Tren mobil ramah lingkungan di Indonesia terus bergerak positif. Minat masyarakat terhadap kendaraan rendah emisi meningkat dan peralihan menuju transportasi berkelanjutan mulai terlihat nyata di pasar nasional.

Menurut Dr. Ir. Agus Purwadi, M.T., dari Pusat Sistem Transportasi Berkelanjutan Institut Teknologi Bandung (ITB), perkembangan ini tetap perlu diimbangi dengan penguatan industri dalam negeri. Sepanjang 2025, penjualan mobil listrik di Indonesia disebut hampir mencapai 100 ribu unit, tetapi sekitar 61% masih berupa impor utuh atau Completely Built-Up (CBU). 

Oleh sebab itu, peningkatan TKDN, investasi riset, dan transfer teknologi perlu dikembangkan agar Indonesia menjadi bagian dari rantai produksi. 

BACA JUGA: Mengupas V2L JAECOO J5 EV: Inovasi untuk Hidup Praktis
 

JAECOO J7 SHS: Mobil Ramah Lingkungan dengan Keamanan Lengkap untuk Keluarga


Itu dia informasi tentang mobil ramah lingkungan, jenis, manfaat, dan perkembangannya di Tanah Air.

Apabila Anda beralih ke kendaraan yang efisien, bertenaga, dan tetap ramah lingkungan, JAECOO J7 SHS layak untuk dipertimbangkan. Dibekali teknologi Super Hybrid System (SHS), SUV premium ini menawarkan performa yang optimal dan konsumsi bahan bakar yang efisien.

Tak hanya itu, JAECOO J7 SHS juga dilengkapi fitur keselamatan modern, seperti ADAS, kamera 540°, dan rangka bodi baja berdaya tahan tinggi untuk memberikan perlindungan maksimal di setiap perjalanan.

Jadwalkan test drive JAECOO J7 SHS untuk merasakan langsung performanya!

JAECOO Indonesia

JAECOO Indonesia

JAECOO Indonesia adalah sub-merek SUV premium dari Chery Group yang berfokus pada kendaraan urban off-road tangguh namun elegan. Jaecoo hadir di Indonesia dengan menawarkan teknologi canggih seperti Super Hybrid System (SHS), fitur ADAS, dan kenyamanan premium.