Tutup
Model
Cerita
Super Hybrid System
Berita & Artikel
Cari Dealer
Hubungi Kami
ID
EN

Cara Charging Mobil Listrik di SPKLU dan Rumah, Ini Langkahnya

Pelajari cara charging mobil listrik yang benar, aman, dan efisien baik di rumah maupun di SPKLU.

Juni 08, 2026
cara charging mobil listrik

Dalam beberapa tahun terakhir, penggunaan mobil listrik semakin populer di Indonesia. Hal ini terjadi seiring dengan meningkatnya kesadaran terhadap penggunaan energi ramah lingkungan dan efisiensi biaya operasional. Di sinilah pentingnya Anda untuk mengetahui cara charging mobil listrik, baik di rumah maupun SPKLU.

Pasalnya, cara charging ini menjadi pengetahuan dasar yang perlu dikuasai jika Anda berencana beralih ke mobil listrik. Dengan begitu, nantinya Anda bisa melakukan charging mobil listrik dengan benar dan aman.

BACA JUGA: 5 Alasan Mengapa JAECOO J5 Cocok Untuk Keluarga
 

Cara Charging Mobil Listrik di Rumah


Mengisi daya mobil listrik di rumah dapat menjadi langkah praktis yang memudahkan pemilik kendaraan untuk memastikan mobilnya selalu siap digunakan. 

Lantas, bagaimana cara charging mobil listrik di rumah? Berikut ini adalah panduan selengkapnya.
 

1. Periksa Kapasitas Listrik Rumah


Cara charging mobil listrik di rumah yang pertama adalah memastikan instalasi listrik memiliki kapasitas yang memadai untuk pengisian daya mobil listrik. Sebab, jika kapasitas listrik kurang, maka proses pengisian bisa berlangsung lebih lama dan mengganggu penggunaan listrik rumah.
 

2. Pilih Jenis Charger yang Sesuai


Untuk pengisian daya di rumah, ada dua jenis charger yang dapat digunakan, yaitu:
 

Portable Charger: Dapat dihubungkan ke stop kontak rumah standar secara langsung. Pengisian dengan jenis charger ini biasanya akan lebih lama sekitar 12 hingga 16 jam, tergantung pada kapasitas baterai dan daya listrik rumah. Umumnya, portable charging mempunyai daya sebesar 2.2kW (2200 Watt).
 

Wallbox Charger: Perangkat pengisian yang dipasang permanen di dinding, sehingga menawarkan pengisian yang lebih cepat daripada portable charger. Jenis charger ini cenderung lebih efisien dan direkomendasikan untuk penggunaan sehari-hari. Apalagi dayanya juga lebih besar, yakni mencapai 6.6kW (6600 Watt) hingga 11kW (11000 Watt)
 

3. Lakukan Instalasi Charger


Selanjutnya, untuk pemasangan wallbox charger, disarankan menggunakan jasa teknisi listrik profesional demi memastikan instalasi sesuai standar keamanan dan kompatibel yang memiliki sertifikat IUJPTL (Izin Usaha Jasa Penunjang Tenaga Listrik). Saat ini, beberapa dealer mobil listrik juga telah menyediakan layanan pemasangan gratis sebagai bagian dari paket pembelian.
 

4. Hubungkan Kabel Pengisian ke Mobil


Setelah charger terpasang, Anda bisa hubungkan kabel pengisian daya ke port pengisian mobil listrik. Selain itu, pastikan juga bahwa koneksi terpasang dengan baik dan aman sebelum memulai proses pengisian.
 

5. Pantau Proses Pengisian


Terakhir, perhatikan indikator pengisian pada mobil atau aplikasi pendukung untuk memantau status pengisian. Hindari penggunaan peralatan listrik berdaya tinggi lain secara bersamaan. Hal ini penting untuk mencegah beban berlebih pada instalasi listrik rumah.
 

Cara Charging Mobil Listrik di SPKLU


Mengisi daya mobil listrik di Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) juga bisa menjadi solusi bagi pemilik kendaraan listrik yang memerlukan pengisian daya lebih cepat.

Di bawah ini adalah cara charging mobil listrik di SPKLU yang bisa Anda ikuti.
 

1. Cari SPKLU Terdekat


Untuk menemukan SPKLU terdekat, Anda dapat memanfaatkan aplikasi resmi dari penyedia layanan atau menggunakan aplikasi navigasi. Umumnya, SPKLU berada di lokasi yang strategis, sehingga mudah untuk diakses.

Kini, beberapa aplikasi juga memberi informasi secara real-time tentang lokasi, kapasitas daya, dan juga ketersediaan charger di SPKLU tertentu. Dengan begitu, Anda dapat merencanakan perjalanan dengan lebih efisien dan menghindari antrean panjang di SPKLU yang ramai.
 

2. Pilih Tipe EV Charger yang Sesuai


Di SPKLU, umumnya terdapat dua jenis charger, yaitu AC (Alternating Current) yang memanfaatkan arus bolak-balik dan DC (Direct Current) yang mengalirkan arus searah langsung ke baterai.

Sedangkan jenis konektor atau colokan charger yang tersedia, antara lain:
 

• AC Charging Tipe 2: Menyediakan daya hingga 43 kW dan sudah digunakan di banyak SPKLU AC di Indonesia maupun Eropa.
• CCS2 (Combined Charging System Type 2): Menggunakan sistem DC yang mampu mengisi daya hingga 200 kW.

Kemudian dari sisi pengisian daya, EV charger dibedakan menjadi empat kategori, yakni:
 

Slow Charging: Menggunakan tipe AC dengan daya rendah sekitar 2,2-3,7 kW.
Medium Charging: Menggunakan arus AC yang lebih cepat cari slow charging dengan daya sekitar 7,4-22 kW.
Fast Charging: Mengandalkan arus DC yang mampu mengisi daya baterai hingga 80% hanya dalam 30-60 menit.
Ultrafast Charging: Pengisian daya paling cepat dengan arus DC yang punya kapasitas lebih dari 100 kW.
 

3. Proses Pengisian Daya di SPKLU


Sebelum mengisi daya, Anda harus melakukan registrasi dan pembayaran sesuai dengan kebijakan SPKLU. Beberapa SPKLU juga mengharuskan pendaftaran melalui aplikasi. Sedangkan metode pembayaran dapat dilakukan dengan e-wallet, kartu RFID, atau sistem lainnya.

Jika sudah, Anda perlu menyambungkan kabel pengisian ke mobil dengan memilih konektor yang sesuai. Setelah koneksi terpasang, proses pengisian bisa dimulai melalui instruksi yang tertera di layar SPKLU atau aplikasi terkait.
 

Tips Merawat Baterai Mobil Listrik


Baterai merupakan komponen yang paling penting dalam mobil listrik. Oleh karena itu, perawatannya harus diperhatikan agar baterai tetap awet dan bekerja optimal. Berikut ini adalah beberapa tips merawat baterai mobil listrik yang bisa diterapkan.
 

1. Hindari Pengisian Penuh atau Kosong Secara Terus-Menerus


Mengisi daya hingga 100% atau membiarkan baterai kosong secara terus-menerus dapat mempercepat degradasi sel baterai. Oleh karena itu, sebaiknya jaga level baterai antara 20%-80% untuk memperpanjang umur pakai.
 

2. Perhatikan Suhu dan Lingkungan


Baterai lithium-ion cenderung sensitif terhadap suhu ekstrem. Apabila terlalu panas atau dingin, maka performanya dapat menurun. Idealnya, mobil listrik disimpan di tempat yang teduh atau garasi untuk menjaga suhu baterai agar tetap stabil.
 

3. Pakai AC Charging untuk Penggunaan Harian


Sangat disarankan untuk menggunakan metode AC Charging untuk penggunaan sehari-hari. Hal ini dikarenakan proses pengisian daya dengan arus AC memiliki suhu yang lebih rendah (low temperature), sehingga dapat membantu memperlambat degradasi sel baterai kendaraan Anda. Gunakan DC Charging hanya saat Anda sedang dalam perjalanan jauh dan membutuhkan waktu pengisian daya yang cepat.

BACA JUGA: Mengapa JAECOO J5 Jadi The Real SUV di Indonesia? Ini Faktanya
 

Jadikan Setiap Perjalanan Anda Lebih Berarti Bersama JAECOO J5 EV


Memahami cara charging mobil listrik, baik di rumah maupun SPKLU, adalah langkah awal bagi Anda untuk bisa menikmati kenyamanan berkendara tanpa emisi. Dengan infrastruktur yang terus berkembang dan teknologi terkini, kendaraan elektrifikasi juga memberikan kemudahan dalam manajemen energi.

Jika Anda ingin merasakan sendiri bagaimana teknologi pengisian daya tercepat berpadu dengan desain kabin yang futuristik, JAECOO J5 EV menawarkan lebih dari sekadar efisien. Selain itu, mobil ini juga sudah dilengkapi dengan fitur V2L (Vehicle-to-Load) yang bisa mengeluarkan daya hingga 3.3kW, sehingga Anda bisa menggunakan JAECOO J5 EV sebagai sumber listrik untuk peralatan elektronik saat camping.

Jangan lewatkan kesempatan untuk menjadi pionir mobilitas masa depan dengan mencoba test drive langsung salah satu seri andalan JAECOO ini. Untuk informasi lebih lengkap dan test drive JAECOO J5 EV, silakan klik di sini.

JAECOO Indonesia

JAECOO Indonesia

JAECOO Indonesia adalah sub-merek SUV premium dari Chery Group yang berfokus pada kendaraan urban off-road tangguh namun elegan. Jaecoo hadir di Indonesia dengan menawarkan teknologi canggih seperti Super Hybrid System (SHS), fitur ADAS, dan kenyamanan premium.

Panduan Cara Charging Mobil Listrik untuk Pemula