Sebesar 5% dari jumlah emisi yang bocor ke atmosfer tanah air merupakan andil sektor transportasi. Atas realitas tersebut, intensifikasi kampanye uji emisi tambah gencar belakangan ini, lalu berapa biaya tes uji emisi?
Tidak hanya menjawab pertanyaan tersebut, artikel ini juga akan menjelaskan alasan di balik urgensi uji emisi.
Apa Itu Uji Emisi?
Uji emisi adalah prosedur yang bertujuan untuk menilai apakah emisi kendaraan memenuhi kriteria standar lingkungan yang telah ditetapkan otoritas terkait. Sederhananya, uji emisi menilai seberapa “bersih” gas buang kendaraan Anda.
Dari sisi teknis, pengujian ini menganalisis kandungan gas spesifik seperti:
Karbon monoksida (CO)
Hidrokarbon (HC)
Nitrogen oksida (NOx)
Karbon dioksida (CO2)
Adapun untuk biayanya, harga uji emisi lazimnya berada di kisaran Rp100.000 pada bengkel umum dan kios uji emisi. Di bengkel-bengkel resmi dari merek mobil, tarifnya bisa melebihi Rp150.000.
Akan tetapi, ada pula sejumlah bengkel yang menyediakan uji emisi gratis. Harapannya, lebih banyak pengendara tertarik untuk mencoba, tanpa beban pengeluaran.
Mengapa Uji Emisi Penting untuk Kesehatan Kendaraan?
Semata-mata sebagai upaya menjaga lingkungan.
Mungkin itulah anggapan kebanyakan pengemudi soal uji emisi. Nyatanya, terdapat fakta yang jarang terungkap. Uji emisi juga berperan sebagai pemeriksaan kesehatan bagi mesin kendaraan Anda.
Katakanlah kendaraan Anda gagal melewati tes ini. Hal tersebut bukan perkara sepele yang bisa Anda abaikan begitu saja.
Adalah sebuah peringatan tegas manakala kendaraan Anda melepaskan polusi berlebih. Masalah seperti catalytic converter mampet atau sensor oksigen rusak bukan sekadar mencemari udara, melainkan juga diam-diam menghancurkan mesin sekaligus menguras isi dompet Anda.
Lebih gamblang, mengesampingkan masalah-masalah di atas sama halnya dengan menyangkal tanda-tanda kanker di tubuh. Kendaraan Anda sedang meracuni dirinya sendiri, sambil membebani Anda dengan konsumsi bahan bakar dan biaya perawatan yang kian membengkak.
Jadi, jangan tunda sampai terlambat!
Dampak Positif Uji Emisi untuk Lingkungan
Kalau melindungi kendaraan Anda belum cukup jadi alasan untuk peduli, pikirkan tentang hal yang jauh lebih penting, udara yang Anda hirup, misalnya.
Emisi kendaraan termasuk di antara penyebab polusi udara di kawasan perkotaan. Gas-gas beracun yang dilepaskannya memicu kabut asap, hujan asam, bahkan penyakit pernapasan. Ini adalah ancaman kesehatan bersama yang tak terbantahkan.
Akan tetapi dengan adanya uji emisi, kendaraan yang tak terawat tidak akan lagi berkeliaran di jalan dan menyemburkan gas berbahaya tanpa kendali.
Tentu, efeknya tidak akan tampak seketika. Namun secara rasional, dengan kendaraan yang lebih ramah lingkungan udara menjadi lebih bersih, kabut asap berkurang, partikel beracun menurun, dan beban terhadap alam serta kesehatan manusia pun menjadi lebih ringan.
Perubahan ini mungkin tidak kentara dalam keseharian Anda. Namun, tanpa tes emisi, konsekuensinya akan kita rasakan bersama lewat setiap tarikan napas yang kita hirup.
Teknologi Terbaru JAECOO J7 SHS
Setelah memahami betapa pentingnya uji emisi bagi kesehatan kendaraan sekaligus lingkungan, jelas sudah bahwa pemilihan mobil yang tepat bukan perkara sepele. Oleh karena itu, JAECOO J7 SHS mengambil posisi yang istimewa dalam konteks ini.
Faktanya, JAECOO bertekad mendukung target zero emissions Indonesia dengan menghadirkan J7 SHS yang sepenuhnya patuh pada standar emisi nasional. Super Hybrid System (SHS) yang canggih, memadukan mesin turbocharged dan tenaga listrik, memberikan emisi lebih bersih dan efisiensi bahan bakar yang ciamik.
Lulus uji emisi? ✓
Menjaga kesehatan kendaraan sambil membantu terciptanya udara sehat? 💯
Hanya bagi Anda yang siap berkendara dengan lebih cerdas dan ramah lingkungan, kini saatnya menggenggam kemudi JAECOO J7 SHS. Jangan lewatkan kesempatan untuk test drive J7 SHS sekarang juga di dealer terdekat. Segera jadwalkan test drive Anda hari ini dan buktikan keunggulannya!







