Bicara soal sistem penggerak roda, Anda mungkin masih menyamakan AWD dan 4WD. Wajar, karena keduanya sama-sama menggerakkan empat roda. Namun, perbedaan AWD dan 4WD terletak pada cara sistem membagi tenaga dan kapan sistem itu bekerja.
Pada artikel ini, Anda akan memahami perbedaan AWD dan 4WD. Dengan begitu, Anda dapat menentukan SUV yang tepat untuk jalan di perkotaan, keluar kota, atau off-road. Simak perbedaannya di bawah ini!
BACA JUGA: Apa Itu Torsi Mobil? Definisi, Fungsi, dan Perbedaan dengan Daya
Pada artikel ini, Anda akan memahami perbedaan AWD dan 4WD. Dengan begitu, Anda dapat menentukan SUV yang tepat untuk jalan di perkotaan, keluar kota, atau off-road. Simak perbedaannya di bawah ini!
BACA JUGA: Apa Itu Torsi Mobil? Definisi, Fungsi, dan Perbedaan dengan Daya
Apa Itu AWD?
AWD (All-Wheel Drive) adalah sistem penggerak yang menyalurkan tenaga ke empat roda secara otomatis. Sistem ini mengandalkan sensor dan kontrol elektronik untuk membantu traksi saat kondisi jalan berubah.
Pada penggunaan umum, AWD akan aktif dengan sendirinya (tanpa menekan tombol khusus). Artinya, Anda hanya perlu mengemudi, lalu mobil akan mengatur distribusi torsi.
AWD sangat efektif untuk melintasi jalan yang basah, licin, berpasir, berbatu. Juga rute pegunungan yang punya banyak tikungan dan perubahan permukaan.
Apa Itu 4WD?
4WD (Four-Wheel Drive) adalah sistem penggerak empat roda yang diaktifkan ketuka butuh traksi ekstra.
Beberapa sistem 4WD memakai komponen mekanis seperti transfer case. Beberapa model menyediakan pilihan 4H (high range) dan 4L (low range).
4WD memang disiapkan untuk medan yang berat dan menantang. Sistem ini membantu Anda ketika melewati lumpur, pasir tebal, bebatuan, atau tanjakan curam yang membutuhkan torsi besar pada kecepatan rendah.
Dari penjelasan di atas, 4WD dapat digunakan untuk off-road, melewatu jalur yang licin, dan situasi yang membutuhkan low range.
Perbedaan AWD dan 4WD
Berikut ini perbedaan AWD dan 4WD yang perlu Anda ketahui dengan seksama.
1. Aktivasi
AWD bekerja secara otomatis. Dengan kata lain, Anda mengemudi seperti biasa. Sistem memantau traksi dan menyesuaikan torsi tanpa perintah manual. Pada beberapa mobil, AWD selalu aktif atau aktif ketika dibutuhkan.
Di sisi lain, 4WD sering kali meminta aktivasi dari pengemudi. Artinya, Anda dapat memilih kapan harus mengaktifkan 4WD melalui knop, tombol, atau tuas.
Beberapa mobil memberikan mode otomatis, tetapi beberapa skema 4WD tetap mengandalkan pilihan pengemudi untuk 2H, 4H, atau 4L.
2. Mekanisme dan Komponen Utama
AWD mengatur torsi melalui sistem diferensial tengah atau kopling elektronik (tergantung desain). Tujuannya untuk menjaga traksi dan stabilitas, terutama saat roda kehilangan grip.
4WD mengandalkan transfer case untuk menyalurkan tenaga ke poros depan dan belakang. Pada sistem tertentu, transfer case dapat mengunci distribusi tenaga.
3. Medan dan Aplikasi Penggunaan
AWD dapat digunakan untuk perjalanan harian dan perjalanan luar kota. Sistem ini membantu saat permukaan berubah, misalnya dari aspal kering ke aspal basah, lalu masuk jalan kerikil.
Sementara 4WD unggul di medan yang berat. Anda bisa memakai 4WD ketika jalur menuntut traksi tinggi dan kontrol kecepatan rendah. Ini termasuk jalur berlumpur, pasir tebal, batuan, atau tanjakan yang butuh low range.
4. Kenyamanan dan Handling
AWD akan halus dan stabil di tikungan. Sistem ini mendukung kontrol ketika menikung, terutama di permukaan licin. Bahkan, beberapa SUV AWD dirancang agar tetap nyaman di aspal.
4WD akan terasa keras di jalan raya apabila kondisinya yang tidak tepat. Pada beberapa sistem, mengaktifkan 4WD di aspal kering dapat memicu gejala seperti driveline binding pada desain tertentu.
Oleh karena itu, 4WD umumnya Anda pakai saat permukaan licin atau lepas.
5. Bobot, Efisiensi BBM, dan Perawatan
Di beberapa model, AWD cenderung lebih ringan dibanding 4WD. Tentu, bobot memengaruhi efisiensi. Semakin berat sistemnya, semakin besar potensi konsumsi energi ketika penggunaan normal.
4WD umumnya memilik komponen tambahan. Komponen ini menambah bobot dan menambah titik perawatan. Anda perlu memperhatikan oli transfer case, kondisi gardan, dan penggunaan mode yang benar.
Kelebihan Sistem AWD dan 4WD
Setelah Anda memahami perbedaan AWD dan 4WD, Anda juga perlu mengetahui kelebihan masing-masing sistemnya. Berikut ini penjelasan selengkapnya.
Kelebihan Sistem AWD
1. Traksi Instan: Tidak perlu repot menyalakan mode khusus. AWD merespons seketika dan mengarahkan torsi ke roda yang paling membutuhkan.
2. Stabil saat Menikung: Distribusi tenaga yang cerdas membuat kendaraan tetap mantap saat belok, sekalipun di jalan licin.
3. Lebih Irit: Karena bobotnya lebih ringan, AWD lebih hemat daripada 4WD untuk penggunaan harian.
4. Sinergi Teknologi: Sistem AWD masa kini berpadu apik dengan fitur-fitur, seperti kontrol stabilitas, hill descent assist, dan mode berkendara adaptif.
Kelebihan Sistem 4WD
1. Traksi Optimal di Medan Ekstrem: Low-range gear membuat Anda bisa melewati medan batuan atau lumpur dalam dengan mulus.
2. Kendali Manual: Anda mengaktifkan 4WD sesuai kebutuhan, ideal untuk menghadapi medan yang sulit diprediksi.
3. Tahan Banting: Dengan torsi tinggi dan komponen kuat, 4WD siap menghadapi medan ekstrem.
4. Tarik dan Angkut Tanpa Repot: Butuh menarik trailer atau perlengkapan berat melewati jalur sulit? 4WD siap bekerja tanpa kompromi.
Jadi, AWD atau 4WD? Pertanyaannya bukan soal mana yang terbaik, tapi mana yang paling pas untuk Anda. Sebab, kendaraan yang tepat dapat memberikan performa terbaik di setiap keadaan.
Dan jika Anda bertanya-tanya kendaraan seperti apa yang bisa menawarkan keduanya, tibalah saatnya Anda berkenalan dengan JAECOO J7 AWD.
BACA JUGA: Mengenal Sistem Penggerak AWD pada Kendaraan: Cara Kerja & Keunggulannya
Dan jika Anda bertanya-tanya kendaraan seperti apa yang bisa menawarkan keduanya, tibalah saatnya Anda berkenalan dengan JAECOO J7 AWD.
BACA JUGA: Mengenal Sistem Penggerak AWD pada Kendaraan: Cara Kerja & Keunggulannya
Maksimalkan Performa Berkendara Anda dengan JAECOO J7 AWD!
Perbedaan AWD dan 4WD terlihat jelas pada cara aktivasi, mekanisme, medan, kenyamanan, dan bobot. Anda akan mudah menentukan jika dimulai dari kebutuhan harian dan tipe rute yang sering Anda lewati.
Jika Anda mencari SUV yang fokus pada kenyamanan harian, Anda bisa mempertimbangkan model AWD seperti JAECOO J7 AWD.
Anda juga dapat menjadwalkan test drive agar bisa merasakan respons traksi dan kenyamanannya secara langsung di rute yang Anda kenal.






