Fast charging mobil listrik merupakan salah satu fitur penting untuk mempercepat pengisian daya baterai. Melalui fitur ini, baterai dapat terisi hingga 80% dalam waktu sekitar 30 menit.
Namun, ada kalanya menemukan fast charging tidak berfungsi atau proses pengisian lebih lambat dari biasanya.
Masalah ini umum terjadi dan biasanya disebabkan oleh faktor teknis. Berikut ini penyebab dan solusi fast charging mobil listrik tidak berfungsi.
Apa yang Menyebabkan Fast Charging Mobil Listrik Tidak Berfungsi?
Kegagalan fast charging bisa dipicu oleh beberapa hal, seperti kesalahan konektor atau sistem komunikasi yang tidak sinkron. Untuk memastikannya, Anda perlu memeriksa hal-hal di bawah ini.
1. Konektor dan Charger Tidak Sesuai Standar
Setiap mobil listrik memiliki standar konektor yang berbeda, seperti CCS2, CHAdeMO, atau GB/T.
Jika charger tidak sesuai dengan port kendaraan, sistem otomatis menolak aliran listrik demi keamanan.
Oleh sebab itu, Anda harus menggunakan charger yang sesuai dengan spesifikasi mobil listrik. Pastikan juga stasiun pengisian memiliki sertifikasi resmi.
2. Port Pengisian Kotor atau Lembap
Kotoran dan kelembapan dapat menghambat aliran listrik dan memicu sistem proteksi kendaraan untuk memutus arus.
Jadi, sebisa mungkin port pengisian harus bersih dan kering. Bila perlu, gunakan penutup port ketika kendaraan tidak digunakan, terutama di area lembap atau berdebu.
3. Suhu Baterai Tidak Ideal
Fast charging paling efektif ketika suhu baterai berada di kisaran normal. Apabila terlalu panas atau terlalu dingin, sistem akan menurunkan daya untuk menjaga stabilitas baterai.
Supaya fast charging kembali optimal, diamkan mobil beberapa menit, terutama setelah perjalanan jauh.
4. Kapasitas Baterai Sudah Mendekati Penuh
Ketika kapasitas baterai sudah tinggi, sistem akan otomatis memperlambat proses fast charging.
Hal ini dilakukan untuk menjaga umur sel baterai tetap panjang.
Sebagai solusi, Anda dapat menggunakan fast charging saat kapasitas baterai di bawah 80%. Untuk pengisian penuh, terapkan mode normal charging.
5. Gangguan di Stasiun Pengisian Daya
Gangguan pada SPKLU (Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum) juga dapat menjadi penyebab fast charging mobil listrik tidak berfungsi. Di samping hal itu, masalah jaringan, perawatan sistem, atau beban listrik berlebih dapat membuat arus tidak stabil.
Untuk mengatasi masalah tersebut, Anda dapat memakai unit charger lain di lokasi yang sama atau memilih SPKLU dengan status operasional aktif.
6. Sistem Komunikasi Tidak Sinkron
Fast charging modern bekerja dengan sistem komunikasi dua arah antara mobil dan charger. Namun, apabila data tidak tersinkron dengan benar, maka pengisian akan otomatis berhenti.
Dalam hal ini, Anda dapat mencabut konektor, tunggu beberapa detik, lalu sambungkan kembali hingga terdengar klik penguncian.
7. Pembaruan Perangkat Lunak Diperlukan
Software yang belum diperbarui dapat menimbulkan ketidaksesuaian. Hal ini karena sistem perangkat lunak kendaraan berperan besar untuk menjalankan fungsi fast charging. Oleh karena itu, lakukan pembaruan sistem di pusat layanan resmi untuk menjaga kompatibilitas dan keamanan.
8. Penggunaan Charger Rumah yang Tidak Stabil
Tegangan listrik rumah yang tidak stabil dapat menyebabkan sistem memutus arus demi mencegah korsleting. Supaya hal ini tidak terjadi, gunakan home charger bersertifikat dengan grounding yang stabil.
Mengapa Mobil Listrik Tidak Mengisi Daya Lebih Cepat di SPKLU?
Kecepatan fast charging juga dipengaruhi oleh daya maksimum kendaraan dan kapasitas stasiun pengisian.
Apabila kendaraan hanya mendukung pengisian hingga 80 kW, maka charger 150 kW tidak akan mempercepat waktu pengisian.
Selain itu, pembatasan daya atau gangguan jaringan di SPKLU dapat memengaruhi stabilitas arus listrik.
Artinya, Anda harus memilih SPKLU dengan kapasitas daya sesuai spesifikasi kendaraan dan pastikan status stasiun dalam kondisi normal.
Apakah Fast Charging Dapat Merusak Baterai Mobil Listrik?
Fast charging tidak merusak baterai apabila dilakukan sesuai rekomendasi.
Setiap kendaraan listrik memiliki BMS (Battery Management System) untuk mengatur arus dan suhu selama proses pengisian.
Namun, apabila fast charging dilakukan terlalu sering, suhu tinggi dapat mempercepat penurunan kapasitas baterai.
Nikmati Efisiensi Fast Charging Bersama SUV Listrik Premium JAECOO!
Ketika fast charging mobil listrik tidak berfungsi, penyebabnya karena konektor tidak sesuai, suhu baterai terlalu tinggi, atau komunikasi data terganggu.
Supaya fast charging selalu optimal, Anda harus menjaga sistem tetap bersih, memastikan perangkat kompatibel, dan memperbarui software secara berkala.
Kini, waktunya Anda menikmati fast charging dan performa SUV listrik premium dengan JAECOO J5 EV. Jadwalkan test drive JAECOO J5 EV sekarang untuk memulai petualangan dan pejelajahan Anda!








